Vinfast adalah produsen otomotif asal Vietnam yang lahir dengan ambisi besar: menjadi pemain global di era kendaraan listrik. Didirikan oleh konglomerat Vingroup, perusahaan ini memulai perjalanannya sebagai pabrikan mobil konvensional sebelum bertransformasi total ke elektrifikasi. Saat ini, Vinfast tidak hanya menjadi kebanggaan Vietnam, tetapi juga penantang serius bagi merek-merek mobil listrik dunia.
Awal Mula Berdirinya Vinfast
sejarah Vinfast dimulai pada tahun 2017 ketika Vingroup memutuskan untuk masuk ke industri otomotif. Dengan investasi besar, pabrik seluas 335 hektar dibangun di Kota Haiphong. Awalnya, Vinfast memproduksi mobil berbahan bakar bensin seperti model Lux A2.0 dan SA2.0 yang merupakan hasil lisensi dari BMW. Namun, sejarah Vinfast mulai berubah drastis ketika perusahaan memutuskan untuk fokus sepenuhnya pada kendaraan listrik pada tahun 2021. Langkah ini diambil untuk mengikuti tren global dan memanfaatkan dukungan pemerintah Vietnam terhadap energi bersih.
Mobil Listrik Pertama dari Vietnam
Pada tahun 2022, Vinfast meluncurkan VF e34 sebagai mobil listrik pertama yang diproduksi massal di Vietnam. Model ini menjadi titik balik, karena tidak hanya dijual di pasar domestik tetapi juga diekspor ke Amerika dan Eropa. Kehadiran mobil listrik Vietnam ini menandai era baru industri otomotif negara tersebut. VF e34 menawarkan baterai lithium-ion dengan jangkauan hingga 300 km, serta fitur pintar seperti layar sentuh 10 inci dan konektivitas internet. Vinfast juga memperkenalkan sistem sewa baterai untuk mengurangi biaya pembelian, sebuah inovasi yang menarik perhatian konsumen.
SUV listrik Andalan Vinfast
Setelah VF e34, Vinfast merilis jajaran SUV listrik yang lebih premium, yaitu VF8 dan VF9. VF8 adalah SUV berukuran menengah dengan desain modern dan performa tinggi. Model ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam kurang dari 6 detik dan memiliki jangkauan hingga 500 km. Sedangkan VF9 adalah SUV listrik berkapasitas 7 penumpang yang dirancang untuk keluarga. Kedua model ini mendapat sertifikasi keselamatan bintang lima dari Euro NCAP. Tidak hanya itu, Vinfast juga mengembangkan platform modular yang memungkinkan produksi berbagai varian dengan cepat. Fitur autopilot level 2+ dan kemampuan OTA update membuat SUV ini kompetitif melawan Tesla Model Y dan Hyundai Ioniq 5.
Langkah ekspansi global Vinfast
Vinfast tidak puas hanya menjadi pemain lokal. Perusahaan telah memulai ekspansi global dengan mendirikan pabrik perakitan di Amerika Serikat, tepatnya di North Carolina. Pabrik senilai 4 miliar dolar ini ditargetkan beroperasi pada 2024 dan mampu memproduksi 150.000 unit per tahun. Selain itu, Vinfast juga membuka showroom di California dan Eropa untuk memperkuat penjualan. Rencana ekspansi global ini mencakup India, Indonesia, dan Timur Tengah. Vinfast juga menggandeng perusahaan teknologi seperti Bosch dan Mobileye untuk mengembangkan sistem kemudi otonom. Dengan strategi agresif dan dukungan penuh Vingroup, Vinfast optimistis bisa menjadi salah satu dari lima besar produsen EV dunia pada tahun 2026.